Perubahan Biaya Transfer Antar Bank Terbaru

Artikel terkait : Perubahan Biaya Transfer Antar Bank Terbaru

Tarif biaya transfer antar bank melalui ATM Bersama kini mengalami perubahan biaya admin. Biaya transaksi lintas koneksi antar bank dengan ATM Bersama baik berupa cek saldo, transfer dan tarik tunai mengalami kenaikan:
  • Cek saldo Rp 2.000,- menjadi Rp 4.000,-
  • Transfer Rp 5.000,- menjadi Rp 6.500,-
  • Penarikan tunai Rp 5.000,- menjadi Rp 7.500,-
Perubahan biaya tersebut, efektif per tanggal 1 April 2015. Kenaikan biaya Rp 2.500,- pada transfer dan penarikan tunai masih dinilai wajar-wajar saja, karena sudah hampir 5 tahun tarif transaksi ataupun sekedar cek saldo lewat ATM ini belum pernah berubah. Kenaikan tarif yang terjadi adalah imbas peningkatan biaya operasional dikarenakan jaringan perbankan yang makin luas.

Jika ingin memanfaatkan ATM Bersama untuk melakukan transaksi lintas bank, Anda tidak perlu repot-repot mendaftar. Anda hanya cukup membuka rekening di bank-bank yang masuk dalam layanan ATM Bersama. Langsung saja melakukan transfer, penarikan tunai atau mengecek saldo dengan terlebih dahulu memasukkan kode bank ATM Bersama pada digit kode sebelum memasukkan nomor rekening tujuan Anda. Kode bank ATM Bersama biasanya hanya berjumlah tiga digit.

Keberadaan ATM Bersama memungkinkan Anda melakukan transaksi antar bank berupa transfer, penarikan uang tunai, dan pengecekan saldo di ATM bank lain yang terjalin dengan ATM Bersama. Untuk menikmati kenyamanan itu, Anda dikenai pemotongan saldo secara otomatis. Saat ini, ATM Bersama memiliki jaringan yang sangat luas, sekitar 40.000 jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di dalam jaringan itu tergabung 82 bank. Beberapa bank yang tergabung dalam ATM Bersama antara lain, Himpunan Bank Negara (HIMBARA) atau himpunan bank pemerintah (BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri); Bank Swasta nasional (Bank Permata, Bank Niaga, Bank Danamon, Bank Mega, Bank Bukopin, OSCB NISP, dll; Bank Syariah (Bank Syariah Mandiri, Bank Syariah Mega Indonesia, Bank Muamalat, dll); Bank Pembangunan Daerah/ BPD (Bank DKI, BPD Aceh, Bank Jatim, dll; Bank Asing seperti HSCB, Citi Bank, StanChart, Commonwealth, dll; dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR KS, BPR Karyajatnika, dll).

ATM Bersama hanya menarik biaya ketika nasabahnya melakukan transaksi melalui ATM Bersama dan tidak membebankannya pada biaya administrasi bulanan. Biaya transfer antar bank melalui ATM bersama bervariasi tergantung kebijakan masing-masing bank. Ada beberapa bank yang tidak menarik tarif layanan ATM Bersama sedikit pun. Ada juga yang memberikan potongan harga dari biaya resmi yang ditetapkan PT Artajasa Pembayaran Ekonomi sebagai penyedia jasa ATM Bersama. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menghubungi layanan informasi bank Anda untuk tahu lebih lanjut perihal tarif ATM Bersama untuk tiap bank. Agar kegiatan usaha atau bisnis yang Anda lakukan perihal transfer-mentransfer dapat terhitung perihal biayanya.

Artikel Duit Pinjam Lainnya :

Copyright © 2018 Duit Pinjam | Design by Bamz